Thursday, January 19, 2017

Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Negara Republik Indonesia

Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Negara Republik Indonesia - Sebelum mulai pembelajaran pada bagian ini, coba keluarkan uang yang kalian miliki, Baik uang kertas maupun uang logam. Coba kalian perhatikan dengan saksama. Pasti di setiap uang, kalian menemukan tulisan "Bank Indonesia". Kalau begitu, apa sebenarnya Bank Indonesia itu?

Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia. Bank sentral adalah pembina dan pengawa bank. Bank sentral mempunyai wewenang memberi (dan mencabut), atau mengajukan rekomendasi pemberian izin usaha kepada bank. Selain itu juga, bank sentral mempunyai wewenang mengatur, mengawasi dan mengenakan sanksi kepada bank.

Keberadaan Bank Indonesia diatur dalam UUD NKRI Tahun 1945 Pasal 23D yang menyatakan Negara memiliki suatu bank sentral yang susunan, kedudukan, kewenangan, tanggung jawab, dan independensinya diatur dengan undang undang. Nah, dari ketentuan tersebut dapat disimpulkan bahwa Republik Indonesia mempunyai satu bank sentral, yaitu Bank Indonesia yang memiliki kantor perwakilan di setiap daerah.

source img : http://www.wsj.com/


Dalam kedudukannya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.

Aspek pertama tercermin pada perkembangan laju inflasi, sementara aspek kedua tercermin pada perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Perumusan tujuan tunggal ini dimaksudkan untuk memperjelas sasaran yang harus dicapai Bank Indonesia serta batas batas tanggung jawabnya. Dengan demikian, tercapai atau tidaknya tujuan Bank Indonesia ini kelak akan dapat diukur dengan mudah.

Untuk mencapai tujuan, Bank Indonesia mempunyai tugas sebagai berikut :

a. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
b. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
c. Mengatur dan mengawasi bank

Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen, bebas dari campur tangan Pemerintah dan/atau pihak pihak lainnya. Dengan kata lain, selain berkedudukan sebagai bank sentral, Bank Indonesia juga berkedudukan sebagai lembaga negara.

Dilihat dari sistem ketatanegaraan Republik Indonesia, kedudukan Bank Indonesia sebagai lembaga negara yang independen tidak sejajar dengan lembaga tinggi negara seperti Dewan Perwakilan Rakyat, Badan Pemeriksa Keuangan, dan Mahkamah Agung.

Kedudukan Bank Indonesia juga tidak sama dengan Kementerian Negara karena kedudukan Bank Indonesia berada di luar pemerintahan. Status dan kedudukan yang khusus tersebut di perlukan agar Bank Indonesia dapat melaksanakan peran dan fungsinya secara lebih efektif, independen, dalam melaksanakan tugasnya. Bank Indonesia mempunyai hubungan kerja dan koordinasi yang baik dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Badan Pemeriksa Keungan, Pemerintah dan pihak lainnya.

Dalam hubungannya dengan Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat. Bank Indonesia setiap awal tahun anggaran menyampaikan informasi tertulis mengenai evaluasi pelaksanaan kebijakan moneter dan rencana kebijakan moneter yang akan datang. Khusus kepada Dewan Perwakilan Rakyat, dan sewaktu waktu bila diminta oleh DPR. Selain itu, Bank Indonesia menyampaikan rencana dan realiasasi anggaran tahunan kepada Pemerintah dan DPR. Dalam hubungannya dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), Bank Indonesia wajib menyampaikan laporan keuangan tahunan kepada Badan Pemeriksa Keuangan.

Menyadari pentingnya dukungan dari berbagai pihak bagi keberhasilan tugasnya, Bank Indonesia senantiasa bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai lembaga negara dan unsur masyarakat lainnya. Beberapa kerja sama ini dituangkan dalam nota kesepahaman, keputusan bersama, serta perjanjian perjanjian yang ditunjukan untuk menciptakan sinergi dan kejelasan pembagian tugas antarlembaga serta mendorong penegak hukum yang lebih efektif.

Macam Macam Gerak Benda beserta Contohnya

Pengertian , Macam Macam Gerak pada Benda dan Contohnya - Gerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Benda tak hidup pun dapat bergerak jika ada yang menggerakannya. Contohnya, anak berlari, burung terbang, katak melompat, bola menggelinding karena ditendang, air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah, dan sebagainya. Mengapa benda dapat bergerak? benda dapat bergerak karena ada tenaga yang menggerakannya.

6 Macam Gerak pada Benda.

Gerak benda dapat terjadi dengan berbagai cara. Ada yang bergerak dengan berlari, ada yang bergerak dengan berjalan, ada yang bergerak dengan terbang, ada yang bergerak di atas air, ada yang bergerak cepat, ada yang bergerak lambat dan sebagainya. Benda yang dapat bergerak cepat, antara lain, sepeda motor, mobil, dan pesawat terbang. Benda yang bergerak lambat antara lai, jarum jam, daun rontok, dan siput berjalan.

Berikut akan kita pelajari bermacam macam gerak pada benda. antara lain, jatuh, mengalir, memantul, menggelinding, berputar dan tenggalam.

1. Jatuh

source img : http://sharecool.blogspot.co.id/2


Mengapa benda dikatakan jatuh? pernakah kamu jatuh? Bagaimana arah geraknya? apa yang menyebabkannya? Jatuh menurut KBBI adalah (terlepas dan) turun atau meluncur ke bawah dengan cepat karena gravitasi bumi (baik ketika masih dalam gerakan turun maupun sesudah sampai ke tanah dan sebagainya.

Ambil sebuah pensil dan letakkan di atas meja. Kemudian dorong pensil tersebut dengan tanganmu!. Apakah yang terjadi? Bagaimanakah kedudukannya? Pensil akan berpindah kedudukannya dari atas meja menjadi ke bawah meja.

Jadi, Benda dikatakan jatuh apabila kedudukannya atau letaknya berubah dari atas ke bawah. Mula mula pensil berada di atas meja, kemudian jatuh ke bawah meja karena ada tenaga yang menggerakan pensil tersebut sehingga terjatuh.

2. Mengalir

source img : http://pixabay.com

Tahukah kamu dari mana asalnya air sungai? Air sungai berasal dari mata air di pegununggan atau berasal dari air hujan. Air sungai kemudian mengalir ke laut yang letaknya lebih rendah. Adanya perbedaan ketinggian antara pegunungan atau sungai dengan laut menyebabkan air dapat mengalir. Jadi, air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah.

Air yang mengalir deras merupakan bentuk energi yang sangat besar. Energi yang sangat besar tersebut dapat dimanfaatkan manusia untuk membuat Pengembang Listrik Tenaga Air (PLTA). yang menyebabkan Air Mengalir dari tempat tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah. Oleh karena itu, jika membuat tandon air untuk disalurkan ke keran, maka posisi tandon sebaiknya lebih tinggi daripada posisi keran. Apa tujuannya? Agar air dapat mengalir kekeran dengan mudah

3. Memantul

source img : https://sainsforhuman.blogspot.co.id


Pernahkah kamu melemparkan bole ke arah dinding? Bagaimanakah arah bola yang mengenai dinding tersebut? setelah bola membentur dinding, bola akan kembali kepadamu, bukan? Gerakan itulah yang disebut dengan memantul

Gerakan memantul pada benda ternyata menimbulkan gagasan pada manusia. Berdasarkan gagasan tersebut, terbentuklah berbagai benda atau kegiatan yang memiliki dasar gerak pemantulan kegiatan yang telah tersebut, antara lain, olahraga basket, olahraga voli, permainan bola bekel dan olahraga tenis.

4. Menggelinding

source img : http://atjehmeurunoe.blogspot.co.id/

Contoh benda yang bergerak dengan cara menggelinding, antara lain, bola dan kelereng. Jika kamu menendang bola, maka bola akan bergerak ke arah tertentu. Gerak menggelinding menyebabkan kedudukan benda tersebut berubah.

Pernahkah kamu bermain kelereng? Coba saat bermain kelereng, perhatikan gerak yang menggelinding pada kelereng! Kelereng tersebut akan merubah kedudukan dari tempat teman mu melemparkannya menjadi mengarah ke arah tertentu.

5.Berputar

source img : https://elvitria.wordpress.com


Pernahkan kamu melihat kincir angin? Bagaimanakah gerakannya? Pernahkah kamu menggunakan kipas angin saat udara di dalam rumah mu terasa panas? Bagaimanakah gerakannya? Gerakan kincir angin dan kipas angin tersebut di namakan berputar. Contoh dari gerakan berputar antara lain Kincir angin, Roda, kipas angin dan lain sebagainya.

Benda umumnya berputar pada atau porosnya. Benda yang berputar cepat dapat menimbulkan energi yang besar. Misalnya, putaran yang cepat pada turbing pembangkit listrik dapat menghasilkan energi listrik. Listrik tersebut digunakan untuk membantu aktivitas manusia sehari hari.

6. Tenggelam

source img : http://health.detik.com

Pernahkah kamu berpikir, mengapa kapal yang begitu besar dapat terapung diatas air, sedangkan sebuah paku yang kecil malah tenggelam di dalam air? Apakah yang menyebabkannya? karena ada Massa jenis yang berbeda dari kapal dengan paku tersebut. yang menyebabkan kapal bisa mengapung.

Peristiwa tenggelam dan terapung itu juga dialami oleh anak anak yang sedang berenang dan menyelam. Suatu saat anak anak tersebut dapat menyelam sampai ke dasar kolam (tenggelam), kemudian mereka naik ke atas permukaan air (melayang lalu mengapung)

Macam Macam Gerak Benda beserta Contohnya - Mungkin itu saja yang dapat disampaikan, kurang lebihnya mohon di maafkan karena saya juga manusia yang tak luput dari kesalahan. apabila kalian ingin bertanya. silahkan bertanya di komentar. dan apabila kalian ingin mengcopy artikel ini, kalian di haruskan untuk memberikan link yang mengarah ke artikel asli. Sekian dan terimakasih.

Monday, January 16, 2017

Kisah Singkat Kaum Muhajirin dan Kaum Anshar

Kisah Kaum Muhajirin 


Kisah perjuangan Kaum Muhajirin  - Persaudaraan yang dilandasi oleh iman dan Islam disebut persaudaraan sejati. Sebagaimana persaudaraan yang dilkakukan oleh kaum muhajirin dan kaum anshar. Kaum muslimin pengikut Nabi Muhammad saw. di Mekkah saat itu mengalami tekanan, ancaman dan siksaan dari kaum kafir Quraisy. Mereka diperlakukan secara kasar dan menyakitkan seperti diejek, dihina, bahkan ada yang disiksa diatas padang pasir seperti yang dialami oleh sahabat Bilal bin Rabah.

Meskipun ia disiksa oleh majikannya karena telah mengikuti ajaran yang dibawa Nabi Muhammad saw. dan supaya mau meninggalkannya agar kembali menyembah berhala. Namun, Bilal bin Rabah tetap mempertahankan keimanannya. Ketika dipukul oleh majikannya ia selalu mengucapkan ahad, ahad (maksudnya Allah maha Esa, Allah maha Esa). Sampai kemudian ia di merdekakan (dibebaskan) oleh sahabat Abu Bakar.

Kaum muslimin yang berada di kota Mekkah pada mulanya hanya merupakan kelompok kecil, belum memiliki wilayah dan kedaulatan tersendiri. Banyaknya gunjingan, hinaan dan penganiayaan dari kaum kafir Quraisy tidak menyebabkan lunturnya keislaman kaum muslimin. Mereka tetap teguh mengikuti ajaran Nabi Muhammad saw.

Supaya kaum muslimin Mekkah tidak semakin dihina dan dianiaya oleh kaum kafir Quraisy maka Rasulullah saw. memerintahkan kepada umat islam untuk berhijrah ke beberapa daerah yang keamanan dan kebebasannya untuk menyiarkan agama islam terjamin. Selain itu, Allah swt, juga memerintahkan kepada Nabi Muhammad dan pengikutnya supaya melakukan Hijrah. Kaum muslimin yang berhijrah inilah yang dikenal dengan sebutan kaum Muhajirin.

Setelah melakukan dua kali hijrah ke Habasyah, Nabi Muhammad saw. memerintahkan kepada umat islam Mekkah untuk berhirah ke Madinah. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-14 kenabian. Hijrah ke Madinah dilakukan secara terang terangan dengan kelompok yang besar. Mereka yang ikut hijrah ke Madinah rela berkorban dengan meninggalkan harta, keluarga ataupun kerabatnya. Ketika kaum Muhajirin hijrah ke Madinah, mereka tidak membawa bekal yang berlimpah. Mereka hanya membawa sekadarnya saja.

Kepindahan umat islam yang pertama dilakukan ke negeri Habasyah (Ethiopia). Hijrah ini dilakukan secara diam diam dan dengan kelompok kecil. Di negeri Habasyah mereka mendapatkan jaminan keselamatan dari raja Najasi. Rombongan pertama terdiri dari sepuluh orang laki laki dan empat orang perempuan. Kemudian disusul rombongan kedua yang mencapai 100 orang, di antaranya adalah Usman bin Affan, Ruqayah binti Muhammad (putrinya Rasulullah saw), Zubair bin Awwam, Abdur Rahman bin Auf, Jafar bin Abi Thalib, dan lain lainnya. peristiwa ini terjadi pada tahun kelima kenabian.

source img : aboutislam.net

Pada awal hijrahnya kaum muslimin Mekkah itu dilakukan secara sembunyi sembunyi. Begitu pula Nabi Muhammad saw sewaktu akan hijrah ke Madinah tidak ada yang diberi tahu. Kecuali sahabat Abu Bakar dan beberapa keluarga dekatnya. Hanya Umar bin Khattab yang secara terang terangan berani menyatakan diri hijrah ke Madinah.

Umar mengatakan siapapun yang berani menghalangi keberangkatan kaum muslimin berhijrah ke Madinah maka akan berhadapan dengan pedang Umar bin Khattab, sebab dari hijrahnya kaum muslimin ke Madinah bukan karena ingin memperoleh kekayaan dan kedudukan, melainkan karena ikhlas berjuang di jalan Allah swt dan untuk mendakwahkan agama Islam.

Dengan hijrahnya Nabi Muhammad saw ke Madinah maka berpindah pula pusat agama Islam yang semula berada di kota Mekkah. Perpindahan tersebut juga menandai berakhirnya fase pertama dakwah Rasulullah saw. setelah 13 tahun berjuang mengakkan agama allah swt. di tengah masyarakat Mekkah yang jahilliyah.

Sikap Masyarakat Madinah - Di Madinah sudah tersiar berita tentang hijrah Nabi Muhammad saw beserta kaum Muhajirin. Kaum muslimin (Kaum Ansar) berbondong bondong datang ke perbatasan kota untuk menyambut kedatangan rombongan Rasulullah saw. Kaum Ansar mengucapkan "Marhaban ya Rasulullah, Marhaban ya kaum Muhajirin, selamat datang wahai Rasul Allah, selamat datang wahai Kaum Muhajirin"

Kedatangan rombongan kaum Muhajirin dari Mekkah disambut dengan tangan terbuka dan penuh persaudaraan. Apalagi tatkala Rasulullah saw beserta Abu Bakar As Siddiq ra. tiba, seluruh penduduk yasrib (madinah) keluar, ingin melihat wajah nabi mereka yang dinanti nantikan kedatangannya. Mereka menyambut dengan penuh suka cita.

Masyarakat Yasrib yang dulu hidup berkaum kaum dan saling bermusuhan memperebutkan harta, kekuasaan dan martabat kini hidup rukun penuh kedamaian dan dibawah naungan islam. Sejarah kedatangan Rasulullah saw. Yasrib berubah nama menjadi Madinatul Munawwarah yang artinya kota  yang memperoleh cahaya illahi.

Kisah Kaum Ansar


Setelah Nabi Muhammad saw menyiarkan agama islam di Mekkah, Rasulullah dan kaum muslimin selalu mendapat tantangan serta hambatan dari kaum kafir Quraisy. Mereka trus mengganggu, menghina, bahkan tidak segan untuk menyiksa umat islam. Melihat kenyataan yang demikian itu, orang orang Madinah yang telah masuk Islam meminta Nabi Muhammad saw dan para pengikutnya untuk segera berhijrah ke Madinah.

Semula Nabi Muhammad belum menerima permintaan tersebut, karena beliau khawatir di Madinah akan mengalami nasib yang sama dengan di Mekkah. Namun, berkat adanya jaminan keselamatan untuk Nabi beserta umat islam oleh kaum muslimin Madinah seperti yang tertuang dalam perjanjian Aqabah I dan II, maka Rasul akhirnya bersedia untuk hijrah ke Madinah.

Penduduk di Madinah yang pertama kali masuk islam adalah suku Khazraj dan suku Aus. Sejak mereka mendengar keberangkatan Nabi Muhammad dari Mekkah, banyak kaum Ansar yang berkerumun dan berdiri berjajar di pinggiran kota untuk menunggu kedatangan Rasulullah. Begitu datang, Nabi Muhammad saw disambut dengan suara takbir yang mengumandang di seluruh kota Madinah.

Para tokoh masyarakat di Madinah saling berlomba lomba menawarkan kesanggupannya untuk melindungi Rasulullah dan para sahabatnnya dengan memberikan segala perbekalan serta perlengkapan yang mereka miliki, bahkan ada pula yang menawarkan kepada Rasul agar bertempat tinggal di kediamannya, namun. beliau menolaknya.

Kaum Ansar menerima dengan sikap yang amat baik dan mau berkorban untuk muslimin dari Mekkah yang baru datang di Madinah, bahkan mereka bersedia untuk dipersaudarakan dengan kaum Muahijirin karena mereka telah mengetahui bahwa agama islam mengajarkan persaudaraan dan persatuan sesama muslim atau ukhuwa Islamiyah. Mereka menyambut kedatangan kaum Muhajirin, seperti menyambut keluarga yang telah lama tidak bertemu.

Ketika Rasulullah mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan kaum Ansar. Diantaranya yaitu :

  1. Abu bakar As Siddiq di persaudarakan dengan Kharijah bin Zaid
  2. Umar bin Khattab dengan Uthbah bin Malik
  3. Usman bin Affan dengan Aus bin Tsabit.
  4. Ja'far bin Abi Thalibdengan Mu'adz bin Jabal.
  5. Hamzah bin Abdul Muthalib dengan Zaid bin Zuhair
  6. Abdul Rahman bin Auf dengan Sa'id bin Rabi'
  7. Zubari bin Awwam dengan Ka'ab bin Malik
  8. Abdullah bin Zain bin Tsa'labah bin Abdi Rabiih dengan Balharits bin Al Khazraj

Sunday, January 15, 2017

Pengertian dan Sejarah Gerakan Non Blok di Indonesia

Pengertian dari Gerakan Non-Blok/Non Align Movement (NAM) - Gerakan Non-Blok/Non Align Movement (NAM) - Gerakan non blok atau Non Align Movement (NAM) adalah suatu gerakan yangdipelopori oleh negara negara dunia ketiga yang beranggotakan lebih dari 100 negara negara yang berusaha menjalankan kebijakan luar negeri yang tidak memihak dan tidak menganggap dirinya beraliansi dengan Blok Barat dan Blok Timur.

Gerakan non blok mempresentasikan 55 persen penduduk dunia dan hampir 2/3 keanggotakan PBB, mayoritas negara negara GNB adalah negara negara yang baru memperoleh kemerdekaan setelah berakhirnya perang Duina II, dan secara geografis berada di benua Asia, Afrika dan Amerika Latin.

Setelah berakhirnya Perang Dunia II, tepatnya di era 1950-an negara negara di dunia terpolarisasi dalam dua blok, yaitu Blok Barat dibawah pimpinan Amerika Serikat dan Blok Timur di bawah pimpinan Uni Soviet. Pada saat itu terjadi pertarungan yang sangat kuat antara Blok Barat dan Timur, era ini dikenal sebagai era perang dingin (Cold War) yang berlangsung sejak berakhirnya PD II hingga runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1989. Pertarungan antara Blok Barat dan Blok Timur merupakan upaya untuk memperluas sphere of interest dan spehere of influence. Dengan sasaran utama perebutan penguasaan atas wilayah wilayah potensial di seluruh dunia.

Dalam pertarungan perebutan pengaruh ini, negara negara dunia ketiga (di Asia, Afrika, Amerika Latin) yang mayotitas sebagai negara yang baru merdeka dilihat sebagai wilayah yang sangat menarik bagi kedua blok untuk menyebarkan pengaruhnya. Akibat persaingan kedua blok tersebut, muncul beberapa konflik terutama di Asia, seperti Perang Korea, dan Perang Vietnam. Dalam kondisi seperti ini, muncul kesadaran yang kuat dan para pemimpin dunia ketiga saat itu untuk tidak terseret dalam persaingan antara kedua blok tersebut.

Indonesia bisa dikatakan memiliki peran yang sangat penting dalam proses keahiran organisasi ini. Lahirnya organisasi Gerakan Non Blok dilatarbelakangi oleh kekhawatiran para pemimpin negara negara dunia ketiga terutama dari Asia dan Afrika terhadap munculnya ketegangan dunia saat itu karena adanya persaingan antara Blok Barat dan Blok Timur.

Dengan dipelopori oleh lima pemimpin negara indonesia, india, pakistan, burma, srilangka. Terselengggaralah sebuah pertemuan pertama di Kolombo (Srilangka) pada 28 April 2 Mei 1952, dilanjutkan dengan pertemuan di Istana Bogor pada 29 Desember 1954. Dua konferensi diatas merupakan cikal bakal dari terselenggaranya konferensi Asia-Afrika/KAA di bandung pada 18 April 25 - April 1955 yang dihadiri oleh wakil dari 29 negara Asia dan Afrika.

KAA di Bandung merupakan proses awal lahirnya GNB. Tujuan KAA adalah mengindentifikasi dan mendalami masalah masalah dunia waktu itu dan berusaha memformulasikan kebijakan bersama negara negara yang baru merdeka tersebut pada tataran hubungan internasional.

Sejak saat itu proses pendirian GNB semakin mendekati kenyataan, dan proses ini tokoh tokoh yang memeggang peran kunci sejak awal adalah presiden Mesir Ghamal Abdul Naser, Presiden Ghana Jwame Nkrumah, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru, Presiden Indonesia Soekarno, dan Presiden Yugoslavia Josep Broz Tito. Kelima tokoh ini kemudian dikenal sebagai para pendiri GNB.

Adanya ketegangan dunia yang semakin meningkat akibat persaingan antara Blok Barat dan Blok Timur, yang di mulai dari pecahnya perang Vietnam, perang Korea, dan puncaknya krisis teluk Babi di Kuba, yang hampir saja memicu Perang Dunia III, mendorong para pemimpin negara negara Dunia ketiga untuk membentuk sebuah organisasi yang diharapkan bisa berperan mengurangi ketegangan politik dunia internasional saat itu.

Pembentukan organisasi Gerakan Non Blok di canangkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I di Beograd, Yugoslavia 1-6 Septemeber 1961 yang dihadiri oleh 25 negara dari Asia da Afrika. Dalam KTT I tersebut, negara negara yang pendiri GNB berketetapan untuk mendirikan suatu gerakan dan bukan suatu organisasi untuk menghindarkan diri dari imolikasi birokratik dalam membangun upaya kerjasama diantara mereka.

Pada KTT I ini juga ditegaskan bahwa GNB tidak diarahkan pada suatu peran pasif dalam politik internasional, tetapi untuk memformulasikan posisi sendiri secara independen yang merefleksikan kepentingan negara negara anggotanya Gerakan Non-Blok/Non Align Movement (NAM)


source img : http://denaldysesarino.blogspot.co.id/2014/03/mari-mengenal-gerakan-non-blok-gnb.html

GNB menempati posisi khusus dalam politik luar neeri indonesia karena indonesia sejak awal memiliki peran sentral dalam pendirian GNB. KAA tahun 1955 yang diselenggarakan di bandung dan menghasilkan Dasar Sila Bandung yang menjadi prinsip prinsip uatama GNB, merupakan bukti peran dan kokntribusi penting indonesia dalam mengawali pendirian GNB. Tujuan GNB mencakup dua hal, yaitu tujuan ke dalam dan ke luar. Tujuan kedalam yaitu mengusahakan kemajuan dan pemngembangan ekonomi, sosial dan politik yangt jauh tertinggal dari negara maju, Tujuan ke luar, yaitu berusaha meredakan ketegangan antara Blok Barat dan Blok Timur menuju perdamaian dan keamaanaan dunia,

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, negara negara Non Blok menyelenggarakan konferensi Tingkat Tinggi (KTT). Pokok pembicaraan utama adalah membahas persoalan persoalan yang berhubungan dengan tujuan Non Blok dan ikut mencari solusi terbaik terhadap peristiwa peristiwa internasional yang membahayakan perdamaian dan keamanan dunia.

Dalam perjalanan sejarahnya sejak KTT I di Beograd tahun 1961, gerakan Non Blok telah 16 kali menyelenggarakan konfrensi Tingkat Tinggi, yang terakhir KTT XVI yang berlangsung di Teheran pada Agustus 2012. Indonesia sebagai salah satu pendiri GNB pernah menjadi tuan rumah penyelenggara KTT GNB yang ke X pada tahun 1992.

KTT X ini diselenggarakan di Jakarta, Indonesia pada Septembeeer 1992 - 7 September 1992, dipimpin oleh Soeharto. KTT ini menghasilkan "Pesan Jakarta" yang mengungkapkan sikap GNB tentang berbagai masalah, seperti hak asasi manusia, demokrasi dan kerjasxama utara selatan dalam era pasca perang dingin. KTT ini dihadiri oleh lebih dari 140 delegaso, 64 kepala negara. KTT ini jugqa qdihadiri oleh Sekjen PBB Boutros Boutras Ghali.

Langkah Langkah Perancangan Desain, Produksi, dan Biaya Produksi Produk Fungsional

Langkah Langkah Perancangan Desain, Produksi, dan Biaya Produksi Produk Fungsional 

1. Pengembangan Desain.

Pengembangan desain dari limbah untuk membuat produk fungsional diawali dengan riset dengan tujuan mencari data tentang potensi beberapa jenis limbah yang akan digunakan untuk bahan baku. Setiap tempat dapat memiliki jenis limbah yang berbeda beda dan belum dimanfaatkan. Limbah yang akan dimanfaatkan untuk memproduksi produk fungsional harus memiliki jumlah yang cukup untuk masing masing jenis, material dan bentuk agar produk yang dihasilkan memiliki standar.

Jenis, material, bentuk dan karakter dari bahan baku akan menjadi dasar untuk pencarian ide dan pengembangan produk fungsional yang akan dibuat. Penentuan bahan baku limbah yang akan digunakan menjadi dasar untuk proses eksplorasi ide desain. Desain produk fungsional harus dapat berfungsi baik selain memiliki nilai kebaruan dan nilai estetik. Proses pencarian ide menjadi sangat penting.



Ide desain produk fungsional dapat diperoleh dengan tiga cara pendekatan. Pendekatan pertama adalah dengan memikirkan kegiatan kegiatan yang membutuhkan produk produk fungsional. Pendekatan kedua adalah dengan melakukan eksplorasi material limbah untuk menghasilkan produk fungsional. Pendekatan ketiga adalah dengan mengenali pasar sasaran dan produk fungsional yang dibutuhkan.

Baca juga : Produk Kesehatan Khas Daerah sebagai Pendukung Industri Farmasi

Apabila proses pengembangan desain dilakukan bersama sama dalam kelompok, ingatlah selalu untuk melakukan braistorming, diskusi dan tukar pikiran untuk memperoleh desain akhir yang memuaskan. Setelah ide diperoleh, tahap selanjutnya adalah pembuatan sketsa ide, dan pembuatan model atau prototype produk.

a. Studi tentang kegiatan dan fasilitas yang dibutuhkan.

Produk fungsional dapat digunakan sebagai produk yang membantu kegiatan sehari hari. Kegiatan sehari hari seperti makan, memasak, bercocok tanam, membawa barang selalu membutuhkan produk fungsional. Ide produk baru dari limbah dapat dengan mengganti material dari produk yang sudah umum digunakan, misalnya membuat tas sekolah dari bahan limbah.

Tas sekolah pada umumnya terbuat dari kain atau kanvas. Tas dari bahan limbah dapat memanfaatkan plastik bekas kemasan. Material limbah plastik bekas kemasan harus di olah agar memiliki kekuatan struktur untuk membawa buku dan peralatan sekolah. Tas tersebut akan tampil unik karena terbuat dari limbah dan nilai tambah karena bahan plastik membuat tas menjadi tahan air.

b.Studi tentang pengguna Produk fungsional.

Ide pengembangan desain untuk produk fungsional dapat dilakukan dengan mengenali karakter dari limbah tersebut. Limbah plasti memiliki keunggulan karena tahan terhadap air. Limbah kertas dari potongan majalah memiliki corak warna yang menarik. Limbah tanaman eceng gondok memiliki serat yang kuat, sedangkan limbah batang pisang memiliki tekstur yang unik.

Penggunaan limbah dengan memanfaatkan karakter unggul dari material limbah harus disertai dengan pengetahuan tentang kelemahan material tersebut. Eksplorasi teknik pengolahan material dilakukan untuk memaksimalkan potensi keunggulan limbah dan mengurangi kelemahan yang dimiliki. Salah satu contoh kelemahan material limbah serat alam adalah ketahanannya.terhadap jamur.

Pelapisan pada permukaan produk pada tahap finishing perlu dilakukan. Pilihlah larutan pelapis yang berbahan dasar air (water based) agar aman bagi pengguna produk. Semakin banyak mencari informasi tentang teknik pengolahan material, maka akan semakin banyak ide yang muncul

c. Ide produk fungsional dengan mengenali pengguna

Produk fungsional pada dasarnya dibuat untuk memudahkan suatu kegiatan. Kegiatan yang dilakukan setiap orang dapat berbeda bergantung dari jenis pekerjaan, usia dan gender. Pemahaman terdapat kegiatan seseorang dapat mendorong munculnya ide tentang produk fungsional apa yang dibutuhkannya. Pencarian data melalui pengamatan dan wawancara dapat dilakukan kepada pengguna untuk mengetahui kebutuhan akan suatu produk fungsional. Pengguna yang beragam memiliki kebutuhan yang sangat beragam pula.

2. Perancangan Proses Produksi dan K3.

Proses produksi suatu produk berbeda berbeda tergantung dari bahan baku dan desain produksinya. Tahapan pada proses produksi secara umum terdiri dari penambahan, pembentukan, perakitan dan finishing. Bahan baku yang pilih dan desain akhir, menentukan proses apa saja yang dilakukan pada tahap penambahan. Proses dan kerja apa saja yang harus dilakukan dalam setiap tahap pembentukan, perakitan, dan finishing. Juga bergantung dari bahan baku dan desain akhir.

3. Perhitungan Biaya Produksi

Perhitungan biaya produksi produk fungsional, pada dasarnya sama dengan cara penghitungan produk hiasan. Biaya yang harus dihitung adalah biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead. Bahan baku dapat terdiri atas bahan baku utama dan bahan baku tambahan. Pada produk fungsional, kebutuhan bahan baku tambahan dapat lebih banyak dari produk hiasan. Produk fungsional harus mempertimbahkan konstruksi dan kenyamanan pengguna.

Bahan baku dari produk fungsional yang akan dibuat adalah limbah. Limbah dapat diperoleh dengan gratis dari rumah dan tetangga di sekitar kita atau dari pabrik yang membuah limbah tersebut, artinya, tidak ada biaya bahan baku. Meskipun tidak ada biaya bahan baku namun ada biaya overhead yang harus dikeluarkan yaitu biaya membawa limbah ke tempat produksi, dapat berupa biaya jasa angkut atau biaya kendaraan.

Bahan baku limbah juga dapat diperoleh dengan membeli bahan baku dari pengumpul barang bekas. Biaya pembelian tersebut masuk kedalam biaya bahan baku. Biaya produksi juga termasuk biaya tenaga kerja. Jasa tenaga kerja ditetapkan sesuai ketrampilan yang dimiliki pekerja dan sesuai kesepakatan antara pekerja dan pemiliki usaha atau kesepatakan dalam kelompok kerja. Biaya produksi menentukan harga jual produk. Penentuan harga jual juga harus mempertimbangkan modal dan biaya yang sudah dikeluarkan untuk produksi.

Saturday, January 14, 2017

Manfaat Ekspor dan Impor Bagi Indonesia

Manfaat Ekspor dan Impor Bagi untuk Bangsa Indonesia - Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain. Proses ini seringkali digunakan oleh perusahaan dengan skala bisnis kecil sampai menengah sebagai strategi utama untuk bersaing di tingkat internasional. Strategi ekspor digunakan karena risiko lebih rendah, modal lebih kecil dan lebih mudah bila dibandingkan dengan strategi lainnya Strategi lainnya misalnya franchise dan akuisisi.

Dan Impor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal, umumnya dalam proses perdagangan. Proses impor umumnya adalah tindakan memasukan barang atau komoditas dari negara lain ke dalam negeri.(wikipedia)

source img : indonesianindustry.com

Bangsa indonesia sudah mengenal perdagangan antaranegara sejak dahulu. Peninggalan sejarah membuktikan bahwa bangsa indonesia sudah melakukan perdagangan dengan negara lain. Cina, India, dan bangsa bangsa Eropa adalah beberapa negara yang pernah melakukan hubungan perdagangan dengan indonesia.

Tiap negara memiliki sifat saling ketergantungan. Sifat saling ketergantungan ini menyebabkan timbulnya kegiatan perdagangan antarnegara. Perdagangan antarnegara muncul karena tiap negara tidak mampu menghasilkan sendiri semua barang kebutuhannya. Sebagian barang kebutuhannya harus dipenuhi negara lain. Kekurangan akan barang kebutuhan masing masing negara akan dicukupi oleh negara lain. Misalnya, sebuah industri di suatu negara memerlukan banyak bahan baku untuk proses produksinya.

Negara tempat industri ini berada tidak bisa menyediakan bahan baku yang cukup untuk kegiatan industrinya. Oleh karena itu, mereka mengimpor bahan baku dari negara lain. Sebaliknya, negara penghasil bahan baku memerlukan berbagai barang yang dihasilkan oleh negara industri. Mereka kemudian mengimpor berbagai barang kebutuhannya itu dari negara indsutri.

Kegiatan Ekspor dan impor ini dapat menghasilkan devisa bagi negara. Devisa adalah pemasukan atau pendapatan negara dalam bentuk mata uang asing. Mata uang asing ini dapat digunakan dalam kegiatan perdagangan antarnegara. Kegiatan ekspor dan impor biasanya dilakukan melalui pelabuhan laut

1. Manfaat Ekspor bagi Bangsa Indonesia

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, kerja sama antarnegara dalam bidang perdagangan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masing masing negara. Manfaat bagi negara yang melakukan kegiatan ekspor adalah sebagai berikut.

  • Menambah pemasukan negara. Semakin tinggi nilai ekspor suatu negara, semakin besar pendapatan berupa uang asing. Jika pendapatan bertambah, akan semakin baik pula tingkat perekonomian negara tersebut.
  • Membuka lapangan kerja. Dengan makin meluasnya pasar barang hasil industri, maka akan banyak permintaan yang menuntut penambahan produksi. Penambahan produksi berarti memperluas lapangan kerja.
  • Menyerap tenaga kerja. Semakin banyak lapangan kerja, akan semakin banyak tenaga kerja yang diserap.
  • Meningkatkan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan antara negara asal dan negara tujuan.Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
2. Manfaat Impor bagi Bangsa Indonesia

Setiap kegiatan perdagangan antarnegara tentu saja bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat. Adakah mafnaat dari kegiatan mengimpor bagi negara kita? manfaat yang didapat negara pengimpor barang dan jasa adalah sebagai berikut.

  • Dapat memenuhi kebutuhan barang barang yang tidak dapat diproduksi sendiri di negaranya.
  • Dapat memenuhi kebutuhan bahan ahan industri yang tidak tersedia di negaranya.
  • Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui proses alih teknologi dari tenaga ahli yang didatangkan dari negara maju.
  • Menambah pemasukan atau pendapatan negara

Friday, January 13, 2017

Politik Luar Negeri Indonesia dalam Menjalin Hubungan Internasional

Politik Luar Negeri Indonesia dalam Menjalin Hubungan Internasional - Hubungan yang dijalin oleh suatu negara dengan negara lain, tentu saja tidak dapat dilepaskan dari tata pergaulan antarnegara. Jika dalam pergaulan manusia dalam kehidupan bertetangga ada yang dinamakan tata krama pergaulan, maka dalam pergaulan antarnegara pun terdapat hal yang sama. Setiap negara mempunyai kebijakan politiknya masing masing. Kebijakan politik masing masing negara dalam pergaulan internasional dinamakan politik luar negeri.

Berkaitan dengan hal tersebut, bentuk kerja sama dan perjanjian internasional yang dilakukan oleh Bangsa Indonesia merupakan perwujudan dari politik luar negeri Indonesia. Selain itu, politik luar negeri juga memberikan corak atau warna tersendiri bagi kerja sama dan perjanjian internasional yang dilakukan oleh suatu negara. Apa sebenarnya politik luar negeri bangsa indonesia?

Untuk mengetahui corak politik luar negeri indonesia, coba kalian perhatikan Pembukaan UUD NKRI tahun 1945 alinea keempat, tentang tujuan negara, "... ikut serta dalam perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.."


Politik Luar Negeri Indonesia dalam Menjalin Hubungan Internasional
source img : http://indonesia-zaman-doeloe.blogspot.co.id/2015/12/sidang-bp-knip-1947-di-malang-pidato.html

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa politik luar negeri kita memiliki corak tertentu. Pemikiran para pendiri negara (founding fathers) yang dituangkan dalam pembukaan UUD 45 tersebut didasari oleh kenyataan bahwa sebagai negara yang baru merdeka, kita dihadapkan pada lingkungan pergaulan dunia yang dilematis

Baca Juga : Politik Luar Negeri Indonesia pada Masa Soekarno Demokrasi Terpimpin

Pada awal pendirian negara Republik Indonesia, kita dihadapkan pada satu situasi dunia yang dikuasai oleh dua kekuatan negara adidaya sebagai akibat dari Perang Dunia ke II. Dua kekuatan tersebut adalah blok Barat di bawah kendali Amerika Serikat dengan mengusung ideologi liberal. Kekuatan lainnya di kuasai oleh blok Timur yang dipimpim oleh Uni Soviet dengan mengusung ideologi komunis.

Kenyataan ini sangat berpengaruh pada Indonesia yang baru saja merdeka. Bangsa indonesia tengah berupaya keras mempertahankan kemerdekannya dari rongrongan Belanda yang ingin kembali menguasai atau menjajah indonesia. Kondisi demikian mau tidak mau memaksa bangsa indonesia untuk menentukan sikap, walaupun usianya masih sangat muda. Sikap bangsa indonesia tertuang dalam rumusan politik luar negeri indonesia.

Pemerintah Indonesia, yang pada waktu itu dipimpin oleh Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Muhammad Hatta sebagai Wakil Presiden, pada tanggal 2 september 1948 di hadapan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP KNIP) mengumumkan pendirian politik luar negeri indonesia yang antara lain berbunyi "... Tetapi mestikah kita, bangsa indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara kita hanya harus memilih antara pro-Rusia atau pro-Amerika? apakah tak ada pendirian lain yang harus kita ambil dari mengejar cita cita kita?"

Pemerintah indonesia pada waktu itu berpendapat bahwa pendirian yang harus diambil tidak menjadikan negara kita terjebak dalam kepentingan dua blok tersebut, negara kita tidak mau menjadi objek dalam pertarungan politik antara ke dua blok tersebut. Negara kita harus menjadi subjek yang berhak menentukan sikap sendiri dan memperjuangkan tujuan sendiri, yaitu merdeka seutuhnya tanpa ada rongrongan dari negara lain.

Politik Luar Negeri Indonesia dalam Menjalin Hubungan Internasional
source img : http://www.dosenpendidikan.net/2016/02/alasan-mengapa-indonesia-keluar-dari-pbb.html

Dalam kesempatan itu Drs. Muhammad Hatta menyampaikan pidatonya dengan judul yang sangat menarik, yaitu Mendayung antara Dua karang. Pidato tersebut kemudian dirumuskan lagi secara eksplisit sebagai prinsip bebas aktif, yang kemudian menjadi corak politik luar negeri Indonesia sampai sekarang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa politik luar negeri indonesia bersifat bebas aktif.

Sifat politik luar negeri inilah yang mewarnai pola kerja sama bangsa indonesia dengan negara lain. Dengan kata lain, dalam menjalin hubunga internasional dengan negara lain indonesia selalu menitikberatkan pada peran atau kontrsibusi yang dapat diberikan oleh bangsa indonesia bagi kemajuan peradaban dan perdamaian dunia.

Hal ini dapat dilihat dari peristiwa peristiwa di bawah ini yang dengan jelas menggambarkan bentuk kerja sama yang dikembangkan oleh bangsa indonesia.

1. Indonesia menjadi anggota PBB yang ke 60 pada tanggal 28 september 1950. Meskipun pernah keluar dari keanggotaan PBB pada tanggal 7 januari 1965 sebagai bentuk protes atas diterimanya Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamaan PBB, akan tetapi pada tanggal 28 september 1966 Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB dan tetap sebagai anggota yang ke-26

2. Memprakarsai penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada tahun 1955 yang melahirkan semangat dan solidaritas negara negara Asia Afrika yang kemudian melahirkan Dasasila Bandung.

3. Keaktifan Indonesia sebagai salah satu pendiri Gerakan Non-Blok (GNB) pada tahun 1961, bahkan pada tahun 1992 dalam Konferensi Negara negara Non-Blok yang berlangsung di jakarta, indonesia ditunjuk menjadi ketua GNB. Melalui GNB ini secara langsung indonesia telah turut serta meredakan ketegangan perang dingin antara blok Barat dan blok timur

Baca Juga : Gerakan Non Blok

4. Terlibat langsung dalam misi perdamaian Dewan Keamanan PBB dengan mengirimkan Pasukan Garuda ke negara negara yang dilanda konflik seperti Konggo, Vietnam, Kamboja, Bosnia, dan sebagainya. Bahkan, pada tahun 2007, indonesia ditetapkan menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Indonesia menjadi salah satu pendiri ASEAN yaitu organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara, bahkan Sekretariat Jenderal ASEAN berada di Jakarta.

5. Ikut serta dalam setiap pesta olah raga internasional mulai dari SEA (South East Asian). Games, Asian Games, Olimpiade, dan sebagainya.

6. Indonesia aktif juga dalam beberapa organisasi Internasional lainnya. al ini dibuktikan dengan tercatatnya indonesia sebagai anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI), organisasi negara negara pengekspor minyak (OPEC), dan kerja sama ekonomi Asia Pasifik (APEC).

7. Menyelenggarakan hubungan diplomatik dengan berbagai negara yang ditandai dengan pertukaran perwakilan diplomatik dengan negara yang bersangkutan. Sampai saat ini, indonesia sudah menjalin kerja sama bilateral dengan 162 negara. Sebagai wujud dari kerja sama tersebut, di negara kita terdapat kantor kedutaan besar dan konsulat jenderal negara lain. Begitu juga dengan kantor kedutaan besar dan konsulat jenderal negara kita yang terdapat di negara lain.

Thursday, January 12, 2017

Gerakan Gerakan Pembaruan Islam di Indonesia

Gerakan Gerakan Pembaruan Islam di Nusantara- Gerakan pembaruan di indonesia merupakan salah satu contoh berkembangnya islam di indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa tidak ada masyarakat yang statis, semua pasti mengalami perubahan dan perkembangan. Secara garis besar ada dua bentuk gerakan pembaharuan islam di indonesia. yang pertama adalah Gerakan pendidikan dan sosial, dan yang ke dua adalah Gerakan Politik. dan sekarang mari kita simak apa saja Gerakan Pembaruan Islam di Indonesia yang memang sangat berpengaruh dalam kehidupan berbangsa hingga sampai saat ini

1. Gerakan Pendidikan dan Sosial.

Kaum pembaharu memandang, betapa pentingnya pendidikan dalam membina dan membangun generasi muda. Mereka memperkenalkan sistem pendidikan sekolah dengan kurikulum modern untuk mengganti sistem pendidikan Islam tradisional seperti pesantren dan suaru. Melalui pendidikan pola pikir masyarakat dapat di ubah secara bertahap. oleh sebab itu, mereka mendirikan lembaga pendidikan dan mengembangkan organisasi sosial kemasyarakatan. Di antaranya sebagai berikut.

a. Sekolah Thawalib

source img : http://www.pojokpitu.com

Sekolah ini berasal dari suaru jembatan besi. Suaru berarti langgar atau masjid. Lembaga pendidikan surau berarti pengajian di Masjid, mirip dengan pesantren di Jawa. Haji Abdullah Ahmad dan Haji Rasul pada tahun 1906 telah merintis perubahan "sistem surau" menjadi sistem sekolah. Pada tahun 1919 Haji Jalaludin Hayib menerapkan sistem kelas dengan lebih sempurna.

Ia mengharuskan pemakaian bangku dan meja, kurikulum yang lebih baik, dan kewajiban pelajar untuk membayar uang sekolah. Selain itu kepada para pelajar pun diperkenalkan koperasi pelajar guna memenuhi kebutuhan sehari hari mereka. Koperasi ini berkembang menjadi organisasi sosial yang menyantuni sekolah Thawalib dengan nama Sumatera Thawalib. Sejak itu organisasi ini tidak lagi dipimpin oleh murid, tetapi oleh guru.

Pada tahun 1929 organisasi Thawalib memperluas keanggotannya. Tidak hanya guru dan murid di sekolah itu, melainkan juga para alumni. Selain itu, keanggotaan pun terbuka bagi mereka yang bukan murid, guru dan alumni atau mereka yang tidak memiliki hubungan apapun dengan sekolah Thawalib.

Organisasi Sumatera Thawalib berkembang menjadi sebuah organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang pendidikan dan Sosial. Akhirnya organisasi ini berkembang menjadi organisasi politik dengan nama Persatuan Muslimin Indonesia, disingkat Permi. Permi merupakan partai islam politik pertama di indonesia. Asas Permi tergolong modern. Bukan hanya Islam, tetapi juga Islam dan Nasionalis

b. Jamiat Khair


source img : https://ensiklopebanten.wordpress.com

Organisasi ini didirikan di Jakarta oleh Masyarakat Arab Indonesia pada tanggal 17 juli 1905. Di antara pendirinya adalah Sayid Muhammad Al Fachir bin Syihab, Sayid Idrus bin Ahmad bin Syihab, dan Sayid Sjehan bin Syihab. Semuanya termasuk golongan sayyid, yaitu kaum ningrat atau bangsawan arab.

Ada dua program yang diperhatikan Jamiat Khair, mendirikan dan membina sekolah dasar, serta menyeleksi dan mengirim para pelajar untuk mengikuti pendidikan di Turki. Jamiat Khair tidak hanya menerima murid keturunan Arab, tetapi juga untuk umum.

Bahasa Belanda tidak diajarkan karena bahasa penjajah, tetapi diganti dengan bahasa inggris. Dengan menguasai bahasa Inggris, para alumni lembaga pendidikan Jamiat Khair diharapkan dapat mengikuti kemajuan Zaman

c. Al-Irsyad

source img :  http://bingkaikuno.blogspot.co.id

Organisasi sosial ini didirikan oleh kaum pedagang Arab di Jakarta. Al-Irsyad memusatkan perhatiannya pada bidang pendidikan dengan mendirikan sekolah an perpustakaan. Sekolah Al-Irsyad banyak jenisnya. Ada sekolah tingkat dasar, sekolah guru dan program takhassus memperdalam agama dan bahasa asing. Cabang cabang Al-Irsyad segera dibuka di Cirebon, Pekalongan, Bumiayu, Tegal, Surabaya, dan Lewang.

Aktivitas organisasi ini lebih dinamis daripada Jamiat Khair, walaupun keduanya sama sama didirikan oleh bangsa arab. jika Jamiat Khair dikuasai oleh golongan sayyid atau ningrat. Al-Irsyad sebaliknya, menolak adanya perbedaan atau diskriminasi antara kaum elite dengan golongan alit (kecil). Al-Irsyad tidak dapat dipisahkan dengan Syaikh Ahmad Syoorkatti. Ia seorang Arab keturunan Sudan yang menghembuskan semangat pembaruan dan persamaan dalam tubuh Al-Irsyad.

d. Persyarikatan Ulama

Organisasi sosial kemasyarakatan ini semula bernama Hayatul Qulub, didirikan di Majalengka, Jawa barat, oleh K.H. Abdul Halim pada tahun 1911. Kiai Halim adalah alumni Timur Tengah. Ia menyerap ide ide pembaruan yang dihembuskan oleh Muhammad Abduh dan Jamaluddin al-Afghani, dua tokoh pembaruan di Mesir.

Hayatul Qulub memusatkan perhatiannya pada bidang pendidikan, sosial dan ekonomi. Sejak 1917 namanya diubah menjadi Persyarikatan Ulama. Perubahan nama ini memiliki dua tujuan, yaitu menyatukan para ulama dan mengajak mereka untuk menerapkan cara cara modern dalam mengelola pendidikan.

Ada dua sistem pendidikan yang diperkenalkan Kiai Halim: "Sistem madrasah" dengan "Sistem Asrama". Lembaga pendidikan dengan sistem madrasah dan sistem asrama diberi nama "Santri Asromo". Dibagi kedalam tiga bagian : tingkat permulaan, dasar, dan lanjutan.

Santri Asromo memiliki kelebihan, yaitu kurikulumnya memadukan pengetahuan agama dan umum seperti pada sistem madrasah sekarang. Para pelajar Santri Asromo juga dilatih dalam pertanian, keterampilan besi dan kayu, menenun dan mengolah bahan seperti membuat sabun. Mereka tinggal di asrama dengan disiplin yang ketat.

Persyarikatan Ulama memiliki ciri khas, mempertahankan tradisi bermazhab dalam fiqih; tetapi menerapkan cara cara modern dalam pendidikan. Pada tahun 1952 Persyarikatan Ulama diubah menjadi Persatuan Umat Islam (PUI) setelah difusikan dengan Al-Ittihad al-Islamiyah (All) atau persatuan Islam. All didirikan dan dipimpin oleh K.H. Ahmad Sanusi yang berpusat di Sukabumi, Jawa Barat.

e. Nahdatul Ulama (NU)

source img : pkbdemak.wordpress.com

Dikalangan pesantren dalam merespon kebangkitan nasional, membentuk organisasi pergerakan, seperti Nahdatul Wa an (Kebangkitan Tanah Air) pada tahun 1916. Kemudian pada tahun 1918 mendirikan Taswirul Afkar atau dikenal juga dengan Nahdatul Fikri (Kebangkitan Pemikiran), sebagai wahana pendidikan sosial politik kaum dan keagamaan Kaum santri. Dari Nahdatul Fikri kemudian mendirikan Nahdatut Tujjar, (pergerakan kaum saudagar).

Serikat ini dijadikan basis untuk memperbaiki perekonomian rakyat. Dengan adanya Nahdatut Tujjar, maka Taswirul Afkar, selain tampil sebagai kelompok studi juga menjadi lembaga pendidikan yang berkembang sangat pesat dan memiliki cabang di beberapa kota

Perkembangan selanjutnya, untuk membentuk organisasi yang lebih besar dan lebih sistematis, serta mengantisipasi perkembangan zaman, maka setelah berkordinasi dengan berbagai kiai, akhirnya muncul kesepakatan untuk membentuk organisasi yang bernaman Nahdatul Ulama (Kebangkitan Ulama).

Nahdatul Ulama didirikan pada 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926). Organisasi ini dipimpin oleh K.H. Hasyim Asy'ari sebagai Rais Akbar. Untuk menegaskan prinsip dasar organisasi ini, maka K.H Hasyim Asy'ari merumuskan kitab Qanun Asasi (Prinsip Dasar), kemudian juga merumuskan kitab I'tiqd Ahlussunnah Wal Jama'ah. Kedua kitab tersebut kemudian di implementasikan dalam khitta NU, yang dijadikan sebagai dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan dan politik.

Organisasi ini bertujuan untuk menegakkan ajaran islam menurut paham kita I'tiqad Ahlussunnnah Wal Jama'ah di tengah tengah kehidupan masyarakat, didalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk mencapai Tujuannya tersebut, NU menempuh berbagai jenis usaha di berbagai bidang, antara lain sebagai berikut :

1. Di bidang keagamaan, melaksanakan dakwah Islamiyah dan meningkatkan rasa persaudaraan yang berpijak pada semangat persatuan dalam perbedaan.

2. Dibidang pendidikan, menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan nilai nilai islam, untuk membentuk muslim yang bertakwa, berbudi luhur, berpengetahuan luas. Hal ini terbukti dengan lahirnya lembaga lembaga pendidikan yang bernuansa NU dan suda tersebar diberbagai daerah khususnya di pulau jawa bahkan sudah memiliki cabang di luar negri.

3. Dibidang Sosial budaya, mengusahakan kesejahteraan rakyat serta kebudayaan yang sesuai dengan nilai keislaman dan kemanusiaan.

4. Di bidang ekonomi, mengusahakan pemerataan kesempata untuk menikmati hasil pembangunan, dengan mengutamakan berkembangnya ekonomi rakyat. Hal ini ditandai dengan lahirnya BMT dan Bidang Keuangan lain yang telah terbukti membantu masyarakat.

5. Mengembangkan usaha lain yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

f. Muhammadiyah

source img : wikipedia

Organisasi ini didirikan di Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 oleh K.H. Ahmad Dahlan. Kegiatan Muhammadiyah dipusatkan dalam bidang pendidikan, dakwah dan amal sosial. Muhammadiyah mendirikan berbagai sekolah islam ala Belanda, baik dalam satuan pendidikan, jenjang maupun kurikulumnya. Muhammadiyah pun menerima subsidi dari pemerintah Belanda.

Organisasi ini sangat menekankan keseimbangan antara pendidikan agama dan pendidikan umum, serta pendidikan keterampilan. Para alumni lembaga pendidikan Muhammadiyah diharapkan memiliki aqidah Islam yang kuat, sekaligus memiliki keahlian untuk hidup di zaman modern.

Dengan bekal aqidah, pendidikan dan keterampilan yang baik, kaum muslimin dapat mengembangkan kualitas hidup mereka sesuai dengan tuntutan ajaran al-Qur'an. Bahkan sampai sekarang, Muhammadiyah merupakan ormas islam besar yang memiliki satuan satuan pendidikan sejak dari Taman kanak-kanak hingga Program Pasca sarjana.

Dalam bidang amal sosial, Ormas islam ini memiliki antara lain beberapa puluh rumah sakit, Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) dan Panti Asuhan. Gerakan dakwah Muhammadiyah sangat menekankan kemurnian aqidah; memerangi berbagai perbuatan syirik, menyekutukan Allah.dalam segala bentuknya; menentang takhayul; khufarat dan perbuatan bid'ah serta mengikis habis kebiasaan taqlid buta dalam beragama. Muhammadiyah, menekankan pentingnya membuka pintu ijtihad dalam bidang hukum islam agar umat islam terbebas dari taqlid buta serta menolak tradisi bermazhab dalam fiqih.

2. Gerakan Politik

Islam tidak dapat menerima penjajahan dalam segala bentuk. Perjuangan umat islam dalam mengusir penjajah sebelum abad dua puluh dilakukan dengan kekuatan senjata dan bersifat kedaerahan. Pada awal abad dua puluh perjuangan itu dilakukan dengan mendirikan organisasi modern yang bersifat nasional, baik ormas maupun orsospol.

Melalui pendidikan, ormas memperjuangkan kecerdasan bangsa agar sadar tentang hak dan kewajiban dalam memperjuangankan kemerdekaan. Dengan orsospol, kaum muslimin memperjuangkan kepentingan golongan islam melalui saluran politik yang diakui pemerintah penjajah. Mereka misalnya berjuang melalui parlemen belanda yang disebut Volksraad.

Diantara partai politik islam yang tumbuh sebelum zaman kemerdekaan adalah Persaudaraan Muslimin Indonesia (Permi), Sarikat Islam (SI), dan Partai islam Indonesia (PII). SI didirkan di Solo pada tanggal 11 November 1911 sebagai kelanjutan dari Sarekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan oleh Haji Samanhudi pada tanggal 16 oktober 1905.

SI kemudian berubah menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Partai Islam Masyumi pada awal berdirinya merupakan satu satunya Partai politik Islam yang diharapkan dapat memperjuangkan kepentingan seluruh anggota umat islam dalam negara modern yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Masyumi merupakan parta federasi yang menampung semua golongan tradisional.